jump to navigation

Doa Ayah – Douglas MacArthur August 26, 2008

Posted by adefisika in my experience.
trackback

Tuhanku,

Bentuklah putra-putriku menjadi manusia yang cukup berani
untuk menyadari kelemahannya,
dan berani menghadapi dirinya sendiri, manakala dia takut
Manusia yang tetap teguh dalam kekalahan,
tetapi jujur, rendah hati serta berbudi halus di dalam kemenangan
Bentuklah putra-putriku menjadi manusia
dengan cita-cita yang tak pernah padam
dan sanggup mewujudkannya di dalam tindakan
Putra-putri yang insyaf bahwa mengenal diri sendiri
adalah landasan pengetahuan

Tuhanku,
Aku mohon mohon supaya putra-putriku tidak berada di jalan yang mudah dan lunak
Tetapi tumbuh dan Kau pimpin di dalam desakan dan tantangan
Agar dia dapat berdiri kokoh di tengah badai.
Putra-putri yang sanggup memimpin dirinya sendiri
sebelum berhasrat memimpin orang lain
Putra-putri yang sanggup memenangkan hari depan
dan tidak lupa belajar dari masa lampau
Dan setelah semua menjadi miliknya, aku masih memohon
Supaya putra-putriku diberi perasaan jenaka
Agar dia dapat bersungguh-sungguh tanpa terlampau bersungguh-sungguh
Karuniailah mereka kerendahan hati
dan bimbinglah mereka agar selalu ingat akan Engkau
sebagai sumber kesederhanaan dan keagungan yang asli
sebagai sumber kearifan dan kekuatan yang Asli
Dengan demikian maka aku, ayahnya,
Dapat memberanikan diri untuk berbisik : …………………………
“Hidupku tidaklah sia-sia………..!”

Dari : ‘A Soldier Prayer’

Douglas MacArthur (26 Januari 18805 April 1964) adalah seorang jendral Amerika Serikat dan Field Marshal angkatan bersenjata Filipina. Ia adalah Kepala Staf Angkatan Darat AS pada tahun 1930-an dan kemudian berperan penting dalam Perang Dunia II. Ia ditugaskan untuk memimpin invasi ke Jepang pada November 1945, dan kemudian menerima penyerahan Jepang kepada Sekutu pada 2 September 1945

Sebuah puisi yang berbentuk doa ini saya dapatkan dari Buku Diklatsar (Pendidikan dan Latihan Dasar) PENTA VII SMALAPALA (SMA 5 Pecinta Alam) Surabaya pada tahun 1995, dimana saya dikader untuk menjadi anggota SMALAPALA untuk meghadapi kehidupan. Pengalaman ini ingin kubagi dengan semua pembaca blog ini. Doa ini berasal dari seorang pejuang yang bernama Douglas MacArthur untuk anaknya sebagai hadiah ulang tahunnya.

Doa ini merupakan cerminan dari sebuah proses kaderisasi pertumbuhan manusia yang ingin berhasil melewati tantangan kehidupan(pahit manis hidup) untuk meraih hari depan dengan gemilang…

sumber foto dari    : http://www.empereur.com/g._douglas_macarthur.html,  sumber berita dari : http://id.wikipedia.org/wiki/Douglas_MacArthur

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: