jump to navigation

Physics OUTBOND Camp’08 August 21, 2008

Posted by adefisika in my experience.
trackback

Physics OUTBOND Camp’08 “UNITY IN DIVERSITY
so what gitu loh…..

Outbond training dari tahun ke tahun menjadi trend dan semakin banyak diminati oleh perusahaan-perusahaan yang ingin mengembangkan SDM-nya. Dengan semakin banyaknya peminat tersebut maka akibat langsungnya semakin banyak pula penyedia (provider) jasa outbond training tersebut. Mulai dari perusahaan dengan jumlah karyawan 3-5 orang hingga perusahaan dengan jumlah karyawan puluhan orang tak jarang meraka mulai tertarik dengan hal ini. Mereka diajak untuk belajar pada alam di mana mereka ditempatkan di alam terbuka, baik di darat maupun di pantai.
Pada awalnya outbond training sudah ada sejak zaman Yunani kuno. Pendidikan melalui kegiatan alam terbuka ini mulai dilakukan pada tahun 1821 saat didirikannya Round Hill School. Secara sistematik pendidikan melalui kegiatan outbond pertama ini dibangun oleh seorang pendidik berkebangsaan Jerman bernama Kurt Hahn bekerjasama dengan seorang pedagang Inggris bernama Lawrence Holt. Kedua orang ini membangun pendidikan berdasarkan petualangan (adventured based education). Dalam kegiatan pendidikan tersebut, petualangan dilakukan dengan menggunakan kapal layar kecil disertai tim penyelamat untuk mendidik para pemuda pada zaman perang. Pendidikan bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran di kalangan kaum muda bahwa tindakan mereka membawa konsekuensi dan menumbuhkan rasa kebersamaan dan kasih sayang pada orang lain.

Kesuksesan lembaga pendidikan tersebut dalam mendidik para pemuda tadi membuat banyak lembaga pendidikan sejenis dibangun di berbagai Negara. Setelah era Perang Dunia II lembaga serupa dibangun di berbagai daerah di Inggris, Eropa, Afrika, Asia dan Australia.

Ada berbagai alasan mengapa metode outbond training dipakai, antara lain:
1.    Metode ini adalah sebuah simulasi kehidupan yang komplek yang dibuat menjadi sederhana. Pada dasarnya segala bentuk aktivitas di dalam pelatihan adalah bentuk sederhana dari kehidupan yang sangat kompleks.
2.    Metode ini menggunakan pendekatan metode belajar melalui pengalaman (experiental learning). Oleh karena adanya pengalaman langsung terhadap sebuah fenomena, orang dengan mudah menangkap esensi pengalaman itu.
3.    Metode ini penuh kegembiraan karena dilakukan dengan permainan. Ciri ini membuat orang merasa senang di dalam melaksanakan kegiatan pelatihan.

Physics Outbond ini dilaksanakan oleh HIMAFI FMIPA Universitas Lambung Mangkurat pada bulan 29-30 Maret 2008, yang mengambil tempat di Mandiangin Kabupaten Banjar, yang bertujuan untuk menjalin suasana akrab yang didukung dengan kerjasama antar tiap individu. Peserta outbond adalah mahasiswa fisika FMIPA Unlam angkatan 2006 dan 2007 ditambah angkatan 2005 tim kreatif outbond sebagai fasilitator kegiatan.

Beberapa kegiatan tersebut adalah :

1. Trust Fall

Trust fall ini dilakukan dimana 1 peserta outbond menjatuhkan dirinya sendiri dan ditangkap oleh teman-temannya, dimana sebelumnya dia akan memberi aba-aba untuk jatuh dan temannya memberikan respon untuk siap menangkap temannya.

Hati-hatiii awas jatuh ….!

Berani tidak ..!

2.  Tong Gila

Pada tahap ini peserta satu tim mengisi pipa dengan air hanya dengan seluruh tubuhnya tanpa menggunakan peralatan apapun, tetapi pipa tersebut mempunyai banyak lubang. Pipa diisi hingga penuh.

Awas Bocor ….., tutup lubangnya…

Ayo isi terus…. ayo kalian bisa …

3.   Chain Rule

Peserta dalam satu tim saling berpegangan tangan dan kemudian dengan usaha satu tim untuk membalik posisi tubuh, dimana posisi pertama berhadapan dan posisi terakhir adalah saling membelakangi. tetapi pegangan tangan tidak boleh lepas.

Aduh tanganku melintir… (hehe ternyata tidak jadi melintir).

4 Spider Web

Jaring laba-laba beracun berada didepan jalan yang akan dilewati oleh tim outbond. jadi tidakada jalan lain untuk melangkah kecuali hanya dengan melewati rintangan tersebut.

4 Crocodile Line

dan yang terakhir adalah Crocodile Line , seluruh peserta menemui jembatan kecil yang mempunyai 2 bagian dan setiap bagian dapat dilewati setelah semua peserta berada diatasnya. Jembatan itu dijaga oleh buaya yang ganas yang akan memakan semua orang diatasnya jika tidak berada pada garis jembatan tersebut.

Comments»

1. HIMAFI - September 24, 2008

Thanks atas sarannya pak, mungkin setelah lebaran baru beraksi pak, hehehe


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: